Pendahuluan
Sasando adalah alat musik tradisional dari Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Alat ini dikenal karena suara merdunya yang dihasilkan dengan cara memetik senar yang terbuat dari serat daun lontar. Selain memiliki keunikan tersendiri, Sasando juga melambangkan budaya dan tradisi masyarakat Rote yang kaya dan beragam. Dalam panduan ini, kita akan membahas cara memainkan Sasando, serta beberapa poin penting lainnya, agar Anda dapat memahami dan menikmati keindahan alat musik ini.
Sejarah Singkat Sasando
Sasando sudah ada sejak lama, dengan sejarah yang dapat ditelusuri kembali ke abad ke-15. Menurut beberapa sumber, alat musik ini awalnya merupakan hasil karya seorang pahlawan lokal yang membuatnya sebagai bentuk ekspresi kreativitas dan kebudayaan masyarakat Rote. Nama “Sasando” berasal dari kata “sasak” yang berarti “memetik” dan “ndo” yang mengacu pada suara yang dihasilkan. Alat musik ini tidak hanya berfungsi sebagai alat hiburan, tetapi juga sebagai sarana komunikasi dan penyampaian pesan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Rote.
Siapa yang Harus Memainkan Sasando?
Sasando dapat dimainkan oleh siapa saja, dari anak-anak hingga orang dewasa. Seiring dengan meningkatnya minat terhadap musik tradisional, semakin banyak orang yang tertarik untuk belajar memainkan Sasando. Tidak hanya untuk para musisi atau pelajar seni, tetapi juga bagi mereka yang ingin mengenal lebih dekat kebudayaan Indonesia.
Manfaat Memainkan Sasando
-
Pengembangan Keterampilan Musik: Memainkan Sasando dapat membantu Anda mengembangkan keterampilan musik, termasuk pemahaman tentang melodi, ritme, dan harmoni.
-
Meningkatkan Kreativitas: Musik adalah bentuk ekspresi seni yang dapat meningkatkan kreativitas dan imajinasi.
- Melestarikan Budaya: Belajar Sasando berarti turut serta dalam pelestarian warisan budaya Indonesia.
Bagian-Bagian Sasando
Sebelum kita melanjutkan ke cara memainkan Sasando, penting untuk mengenal bagian-bagian alat musik ini:
- Badan Sasando: Struktur utama yang biasanya terbuat dari bambu atau kayu, berbentuk tabung.
- Senar: Terbuat dari serat daun lontar atau bahan lainnya yang memberikan suara karakteristik Sasando.
- Leher: Bagian yang dipegang dan dimainkan, memiliki senar yang lebih panjang untuk menghasilkan nada yang lebih tinggi.
- Fretting: Tempat di mana senar ditekan untuk membentuk nada yang berbeda.
- Suara Resonan: Terletak di bagian bawah yang memungkinkan suara Sasando menggema dan menjadi lebih merdu.
Cara Memainkan Sasando untuk Pemula
1. Memilih dan Menyiapkan Sasando
Sebelum Anda mulai bermain, Anda perlu memilih Sasando yang sesuai. Berbagai jenis Sasando memiliki nada dan ukuran yang berbeda. Pilihlah Sasando yang nyaman bagi Anda dan sesuai dengan tujuan bermain. Setelah itu, pastikan bahwa alat tersebut dalam kondisi baik, dan senar sudah diatur dengan benar agar menghasilkan suara yang optimal.
2. Memahami Posisi Bermain
Pada langkah ini, Anda perlu menyusun posisi tubuh dan tangan yang benar:
- Duduk Nyaman: Duduklah dengan nyaman di kursi atau lantai.
- Pegang Sasando: Letakkan Sasando di pangkuan Anda, pastikan badan Sasando menyentuh paha dan lehernya mengarah ke atas.
- Posisi Tangan: Gunakan tangan kiri untuk menekan senar dan tangan kanan untuk memetik. Pastikan jari-jari tangan Anda dalam posisi yang nyaman dan tidak kaku.
3. Menguasai Teknik Memetik
Teknik memetik adalah hal yang paling penting dalam memainkan Sasando. Berikut adalah langkah-langkah memetik yang dapat Anda ikuti:
-
Pemilihan Jari: Sebagian besar pemain Sasando menggunakan jari telunjuk atau ibu jari untuk memetik. Cobalah kombinasi keduanya dan lihat mana yang lebih nyaman untuk Anda.
-
Gerakan Halus: Usahakan untuk memetik senar dengan gerakan halus dan terukur. Jangan terlalu keras, karena ini dapat merusak senar. Latih gerakan ini agar menjadi lebih alami.
- Teknik Berbeda: Cobalah berbagai teknik seperti memetik dengan mengusap atau menekan senar secara berulang.
4. Memahami Notasi dan Akor
Sasando memiliki notasi dan akor yang bisa dipelajari oleh pemula. Anda bisa mengunduh buku atau mencari situs yang menyediakan tabulasi akor Sasando. Pendekatan belajar ini dapat membantu Anda mempelajari lagu-lagu sederhana.
-
Akor Dasar: Mulailah dengan mempelajari beberapa akor dasar yang sering digunakan dalam lagu-lagu Sasando.
- Latihan Rutin: Latihan adalah kunci dalam menguasai notasi. Cobalah untuk berlatih setiap hari selama 15-30 menit.
5. Menciptakan Melodi dan Lagu
Setelah Anda terbiasa dengan teknik dasar, Anda bisa mulai bereksperimen dengan menciptakan melodi sendiri. Berikut beberapa tips:
-
Dengarkan Lagu-Lagu Sasando: Salah satu cara terbaik untuk belajar adalah dengan mendengarkan musik Sasando dari artis ternama. Observasi bagaimana mereka bermain dan apa yang membuat melodi mereka menarik.
- Berimprovisasi: Cobalah untuk menyusun melodi Anda sendiri menggunakan not-not yang sudah Anda pelajari. Jadilah kreatif dan jangan takut untuk mencoba hal baru.
6. Bergabung dengan Komunitas
Berinteraksi dengan komunitas musik Sasando bisa membantu Anda mendapatkan dukungan, bimbingan, dan berbagi pengalaman. Banyak grup atau komunitas yang dapat Anda ikuti, baik secara daring maupun luring.
-
Workshop atau Kelas: Ikuti kelas atau workshop yang sering diadakan oleh daerah sekitar Anda atau melalui platform daring.
- Pertunjukan Musik: Ikuti pertunjukan musik lokal untuk melihat lebih dekat cara orang memainkan Sasando dan belajar dari mereka.
Pemeliharaan Sasando
Sangat penting untuk merawat Sasando Anda dengan baik agar tetap dalam kondisi prima. Berikut adalah beberapa tips pemeliharaan:
-
Bersihkan Secara Rutin: Gunakan kain lembab untuk membersihkan badan Sasando dari debu dan kotoran.
-
Periksa Senar: Secara berkala, pastikan senar dalam keadaan baik. Jika ada yang putus atau tidak berfungsi dengan baik, segera ganti sebelum bermain.
- Simpan di Tempat Aman: Hindari menyimpan Sasando di tempat yang lembab atau terkena sinar matahari langsung untuk menghindari kerusakan.
Kesimpulan
Mempelajari cara memainkan Sasando adalah perjalanan yang menarik dan bermanfaat. Alat musik ini tidak hanya dapat memberikan pengalaman bermusik yang unik, tetapi juga menghubungkan Anda dengan tradisi dan budaya Indonesia yang kaya. Seiring waktu dan latihan, Anda akan mampu menguasai Sasando dan bahkan mungkin menciptakan lagu-lagu Anda sendiri.
Apakah Anda sudah siap untuk memulai perjalanan musik Anda dengan Sasando? Ingatlah untuk tetap berlatih, bersenang-senang, dan berbagi pengalaman Anda dengan orang lain. Melalui musik, kita bisa melestarikan budaya dan tradisi yang berharga ini.
FAQ Mengenai Sasando
1. Apa itu Sasando?
Sasando adalah alat musik tradisional dari Pulau Rote yang dikenal dengan suara merdunya dari senar yang dipetik.
2. Berapa banyak senar yang ada pada Sasando?
Jumlah senar pada Sasando bervariasi, tetapi umumnya berkisar antara 11 hingga 20 senar.
3. Apakah diperlukan keterampilan musik sebelumnya untuk belajar Sasando?
Tidak perlu keterampilan musik sebelumnya. Pemula bisa belajar Sasando secara bertahap.
4. Di mana saya bisa mendapatkan Sasando?
Anda bisa membeli Sasando dari pengrajin lokal di Nusa Tenggara Timur atau melalui toko musik online.
5. Apakah ada komunitas yang bisa diikuti untuk belajar Sasando?
Ya, ada berbagai komunitas online dan offline yang menyediakan bimbingan belajar Sasando. Anda juga bisa mencari kelas atau workshop di daerah Anda.
Dengan mengikuti panduan lengkap ini, Anda akan memiliki pengetahuan dan keterampilan yang cukup untuk memulai perjalanan musik Anda di dunia Sasando. Selamat bermain!